Saung Greenvil adalah sebuah restoran seafood cukup terkenal di Jakarta. Bila disimak dari namanya, saya berpikir, Saung Greenvil merupakan rumah makan seafood yang menjadikan saung atau gubuk kecil dalam bahasa Sunda sebagai tempat menyajikan hidangan kepada pelanggan, ternyata saya salah. Saung Greenvil merupakan seafood restaurant yang cukup mewah dengan bangunan besar dan seating area yang luas. Dekorasi dan furniturenya juga elegan serta ruangan yang sejuk dan nyaman untuk bersantap, karena dilengkapi dengan pendingin ruangan, tidak ada sama sekali seating area berupa saung atau gubuk kecil.

Sejauh informasi yang saya dengar, kelezatan masakan seafood di restoran inilah yang membuat restoran ini menjadi salah satu incaran bagi pecinta hidangan seafood. Beberapa teman yang telah mencicipi hidangan seafood di restoran ini merekomendasikan untuk mencoba menu Kepiting Lada Hitam dan Kepiting Saus Padang. Katanya, menu ini luar biasa lezat dan bikin lidah tidak ingin berhenti untuk menikmatinya. Karena penasaran akhirnya, saya sempatkan untuk datang ke restoran ini. Kebetulan, restoran yang cukup dekat dari tempat kerja saya adalah restoran yang berlokasi di Jl. Green Ville No. 12A, Green Ville, Jakarta.

Begitu tiba di lokasi, saya disambut pelayan dan diajak ke tempat diletakkannya kepiting, ikan, kerang dan lainnya yang masih hidup untuk dipilih dan dimasak sesuai selera. Sesuai rekomendasi teman, saya memesan kepiting saus padang dengan ukuran kepiting yang tidak terlalu besar, nasi dan kangkung balacan. Untuk minuman saya memesan es kelapa gelas. Cukup lama saya menunggu akhirnya hidangan datang. Dan memang benar, kepiting saus padang ini luar biasa lezat. Karena kepitingnya segar, dagingnya lembut dan gurih, ditambah bumbu saus padang yang khas, daging kepiting makin nikmat. Layak diacungi dua jempol. Kangkung balacannya juga mantap segar dan bumbunya pas, ditambah es kelapa, makin mantap.

Bila lokasi anda jauh dari daerah Green Ville, anda dapat mengunjungi Saung Greenvil di daerah Senopati, Menteng dan Serpong Utara. Agar lebih jelas, berikut ini saya bagikan alamat lengkap Saung Greenvil.

Pendidikan karakter itu sangat penting adanya. Kepribadian sangat terkait dengan konsep moral, posisi moral, dan perilaku moral. Berdasarkan ketiga faktor ini, dapat disimpulkan bahwa kepribadian yang baik didukung oleh pengetahuan yang baik, mengharapkan hal-hal yang baik, mengharapkan hal-hal yang baik.

Selain klarifikasi di atas, definisi pendidikan karakter masih sangat luas. Selain itu, fungsi pendidikan sangat penting untuk membentuk kepribadian personel berkualifikasi tinggi.

Menurut konteks psikologi, kepribadian adalah titik tolak pribadi yang dirasakan dari moral atau moral, seperti tingkat jujur ​​individu, dalam hal ini biasanya dikaitkan dengan keunggulan yang relatif tetap.

Surat pengantar memiliki banyak nilai seperti agama, kejujuran, toleransi, disiplin, kreativitas, kemandirian, demokrasi, dan pengembangan wawasan. Selain beberapa nilai yang disebutkan, sebenarnya ada banyak elemen lain dari nilai pengenalan karakter.

Sebagai rujukan, ada contoh artikel pengajaran teks yang diharapkan bisa bermanfaat bagi Anda, bagi pembaca yang membutuhkan contoh artikel pendidikan karakter.

Pendidikan dan kecerdasan pribadi

Pada upacara tahun ini pada tanggal 2 Mei 2013, Menteri Pendidikan Nasional mengangkat tema “Pendidikan Pribadi Etika Nasional”. Banyak orang yang sudah lupa konsep pendidikan moral Pancasila baru saja lenyap saat ini, mereka hanya menjadi nama dalam sejarah masa lalu. Selain itu, hanya sedikit orang yang mengaku mengajarkan kebangkitan di negara ini, tapi saat ini, di negara ini ada kasus korupsi dan kasus mediasi. Korupsi, kasus · Pialang berbicara setiap hari di media yang berbeda setiap hari. Subjek orang-orang Hardis, yang mengingatkan saya pada keadaan ini, tentu saja adalah negara yang tidak diketahui. Oleh karena itu, upaya harus dilakukan untuk membangun sebuah negara moral melalui proses pendidikan.

Mengapa melalui pendidikan?

“Pendidikan bukan persiapan untuk hidup, itu adalah hidup itu sendiri,” kata Pak John Dewey pernah mengatakan saat mencoba menjelaskan ruang lingkup pendidikan yang sebenarnya. Pendidikan adalah kehidupan. Inilah salah satu puisinya yang mempertanyakan “dewan putih panel guru kulit putih yang terpisah dari masalah kehidupan,” sesuai dengan pendapat Rendra D. Mengapa tidak? Proses pendidikan di sekolah masih lebih menyukai aspek kognitif daripada emosional dan psikososial. Padahal, ujian nasional nampaknya lebih diminati aspek intelektual dibanding sisi tulus. Tampaknya tingkat ujian nasional hanya 20% dari tawaran, karena masih banyak penipuan siswa yang menggunakan metode yang berbeda saat mengerjakan ujian nasional.

Tiap orang pasti punya kesibukan yang kadang bisa membuat mereka bete, nggak terkecuali kamu. Entah kesibukanmu kuliah, kerja, atau ngerjain tugas, pasti kamu mau memanjakan diri sebentar dan membuat dirimu tertawa lepas seperti anak-anak begitu kamu punya waktu luang.

Nonton film komedi mungkin saja pemecahannya, namun film apa saja yang perlu anda lihat? Penasaran? Nah, inilah 5 film komedi gokil yang akan buat anda ngakak :

1. Liar-liar

Tokoh paling utama film Liar-liar diperankan komedian Jim Carey. Polahnya jadi pengacara yang tukang bohong tentu buat anda ngakak. Kesukaannya itu telah buat dia berhasil di kariernya, namun kondisinya berbalik demikian dia “dikutuk” Max (Juicetin Cooper), anaknya, yang seringkali dia kecewakan di pesta ulang tahunnya yang ke-5. Ingin tahu apa saja yang akan dihadapi Fletcher demikian dia dikutuk? Lihat Liar-Liar.

2. Me, Myself, and Irene

Berawal dari rasa jengkel karna diselingkuhi istri, Jim Carey juga main gokil banget di film Me, Myself, and Irene ini! Nah, masih tetap di bintangi Jim Carrey, film ini menceritakan mengenai Charlie, seseorang polisi yang barusan ditinggal selingkuh istrinya. Rasa jengkel yang dia simpan wujudkan diri berbentuk alter-ego yang lebih kasar serta kejam bernama Hank. Sepintas serupa dengan narasi Dr. Jekyll and Mr. Hyde, kan? Apa sajakah yang juga akan dihadapi Charlie serta Hank di film ini? Jawabannya akan anda bisa bila anda nonton Me, Myself, and Irene.

3. 21st Jump Street

Saat masih tetap sekolah, Schmidt (Jonah Hill) yang dahulu culun namun pandai serta Jenko (Channing Tatum) yang popular namun kurang dalam soal akademis ketemu sekali lagi didunia kerja. Kepribadian tokoh paling utama kita bertolak belakang, namun mereka jadi jadi mitra. Nah, dalam satu pekerjaan, mereka menyamar jadi anak sekolah untuk menyelidiki serta menangkap sindikat narkoba di satu sekolah serta tentu banyak peristiwa konyol yang akan anda saksikan. Apa mereka akan tetaplah kompak meskipun mereka seperti air serta minyak? Penasaran? Makannya, cek it out!